Inilah ketegasan PCNU Madura Menjelang Muktamar ke 34

Bangkalan, 30 November 2021, Pengurus PCNU Se-Madura mengadakan perkumpulan guna membicarakan isu-isu yang berkembang; baik dari sisi sosial maupun politik lokal Madura. Namun yang paling menarik adalah pembahasan mengenai isu Muktamar yang akan digelar di Lampung beberapa waktu yang akan datang.

Pertemuan yang bertempat di Pondok Pesantren Falahun Nashiri Senenan, Bangkalan tersebut dihadiri oleh seluruh ketua PCNU Se-madura; Kiyai Panji Taufiq, ketua PCNU Sumenep;  Kiyai Itqon Bushiri ketua PCNU Sampang,  Kiyai Taufiq Hasyim ketua PCNU pameksan, dan Kiyai Makki Nashir, Ketua PCNU Bangkalan seklaigus Ketua NU Korda Madura. Rois Syuriah PCNU Sampang, KH. Syafiuddin Abd Wahed juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Kiyai Makki Nasir, dalam mengawali sambutannya selaku Sohibul Hajah menyampaikan, bahwa pertemuan ini adalah pertemuan rutin yang digelar oleh PCNU Se-Madura. “Al hamdulillah, pada sore ini kita bisa berkumpul untuk membahas isu isu yang berkembang, baik terkait dengan digelarnya Muktamar atau yang lain” ucap beliau.

Sementara itu, Lora Taufiq Hasyim, ketua PCNU Pamekasan menyampaikan bahwa kondisi menjelang Muktamar harus kita sikapi bersama, tentu dengan cara-cara yang bijak dan ber-etika.  “Kita tidak perlu mengambil sikap yang berlebihan, akan tetapi kita harus taat dan apa yang menjadi keputusan PBNU”. Ujarnya di hadapan para pengurus PCNU Se-Madura.

Kiyai Makki menegaskan bahwa sikap pilihan ini akan ditunjukan nanti pada muktamar, bukan dalam aksi dukung mendukung. “Saya tegaskan, bahwa soal dukung mendukung, ketemu nanti dilapangan pada saat muktamar”. Tegas Kiai Makki.

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

SanFair Daily

The latest on what’s moving world – delivered straight to your inbox

Ahrori Dlofir

Ahrori Dlofir

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *